Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Sinergikan Tiga Jalur Pendidikan Demi Wujudkan Tujuan Pendidikan Nasional

Home / Pendidikan / Sinergikan Tiga Jalur Pendidikan Demi Wujudkan Tujuan Pendidikan Nasional
Sinergikan Tiga Jalur Pendidikan Demi Wujudkan Tujuan Pendidikan Nasional Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Endang Hardiyanti. (Foto: Angga/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, perlu mensinergikan tiga jalur utama yaitu pendidikan formal, informal dan non formal.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso Endang Hardiyanti.

Menurut Kadisdikbud Endang, dasar dari tujuan pendidikan salah satunya tertuang dalam UU no 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

Tujuannya yaitu membentuk manusia yang utuh, artinya manusia yang beriman, berbudi pekerti, berakhlak, cerdas, terampil, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab.

"Demi mencapai itu dapat dilakukan melalui pendidikan formal, informal dan non formal. Dan tanggung jawab pendidik menyasar pada pendidikan formalnya," ujarnya saat sambutan dalam Sosialisasi Program Pendidikan Keluarga di Aula Serbaguna Jalan Panjaitan Kabupaten Bondowoso, Senin, (24/7/2017).

Tetapi Endang Hardiyanti juga menekankan, agar tiga jalur tersebut dilakukan secara sinergi. Sebab tidak bisa kalau hanya mengandalkan pada pendidikan formal saja. Karena pendidikan non formal dilakukan oleh masyarakat dan informal dilakukan oleh keluarga.

"Memang disekolah mengajarkan norma-norma secara ideal, tetapi bila tidak diimbangi oleh masyarakat maka akan membuat anak bertanya-tanya, jadi disinilah peran pendidikan non formal. Terlebih lagi juga perlunya pendidikan informal oleh keluarga, sebab anak memiliki waktu yang lama di rumah maka perlu diberikan bimbingan," tambahnya.

Selain itu juga, Endang mengharapkan sinergi terhadap 3 pilar tersebut bisa berjalan dengan baik dan dapat mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Dalam acara Sosialisasi Program Pendidikan Keluarga bersama Direktorat Pembidaan Keluarga, Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dihadiri oleh Pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Kepala Sekolah SD dan SMP se Kabupaten Bondowoso. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com